Kanker payudara,salah satu kanker yang menakutkan bagi perempuan, bagaimana tidak, sebagian besar laki-laki melihat wanita itu dari bentuk tubuhnya. nah payudara merupakan bagian yang menarik bagi laki-laki,mengenai pengertian dan faktor-faktor yang menjadi penyeban kanker payudara sudah dishare kemarin. maka selanjutnya adalah cara mengobati kanker payudara apabila kita sudah terkena kanker payudara, berikut ini adalah beberapa cara mengobati kanker payudara:
Mengobati Kanker Payudara dengan cara Medis.
apabila kita melakukan atau memilih melakukan pengobatan secara medis, maka yang akan dilakukan oleh para dokter adalah akan melakukan diagnosis terhadap kanker payudara ini, sejauh mana stadium yang telah terlewati oleh pasien. setelah melakukan diagnosis maka team dokter akan melakukan pembedahan. untuk kasus ini pembedahan hanya untuk kanker payudara yang masih pada tahap awal, apabila kanker sudah memasuki stadium yang lebih lanjut maka pengobatan akan dilakukan denga cara kemoterapi bahkan radiasi.
Mengobati dengan Pergi ke Klinik klinik pengobatan alternatif
Jaman sekarang sudah banyak pakar-pakar pengobatan tradisional yang membuka praktek dirumah meraka,banyak dari macam segala penyakit mereka bisa menyembuhkan, mulai dari yang ringan hingga yang berat, bagi anda penderita kanker payudara tapi tidak ingin melalui cara yang pertama, anda bisa mecoba menggunakan jasa para pakar pengobatan ini, namun sebagai catatan besar bahwa anda harus benar benar jeli memilih tempat pengobatan yang benar-benar memiliki kreadibilitas dibidangnya.
1. Obat pencegah kanker payudara.
Perempuan dengan resiko tinggi, yaitu yang survive/selamat dari kanker
payudara atau yang setidaknya memiliki hubungan darah dengan penderita
kanker (ibu atau saudara perempuannya), bisa mendapatkan terapi
Tamoksifen, yang bekerja dengan cara memblokade efek pemicu tumor dari
estrogen.
2. Mastektomi sebelum serangan kanker.
Untuk perempuan dari keluarga dengan resiko genetik yang sangat tinggi,
ada suatu mastektomi untuk pencegahan kanker payudara. Memang merupakan
suatu pendekatan yang radikal, tetapi kebanyakan berhasil. Mastektomi
ini mengangkat jaringan payudara, tapi tidak seluruhnya, sehingga
kemungkinan terjadinya kanker masih ada.
Sedangkan pencegahan secara alami meliputi :
1. Berolah raga secara teratur.
Penelitian menunjukkan bahwa sejalan dengan menigkatnya aktivitas, maka
resiko kanker payudara akan berkurang. Berolah raga akan menurukan kadar
estrogen yang diproduksi tubuh sehingga mengurangi resiko kanker
payudara.
2. Kurangi lemak.
Anda tentu sudah sering mendengar pertentangan pendapat mengenai
hubungan antara kanker payudara dengan makanan berlemak. Beberapa
penelitian menunjukkan bahwa diet rendah lemak membantu mencegah kanker
payudara. Penelitian yang lain menunjukkan bahwa tidak ada hubungan
antara lemak dan kanker payudara.. Penelitian terakhir menyatakan bahwa
yang lebih penting adalah jenis lemaknya bukan jumlah lemak yang
dikonsumsi.
Jenis lemak yang memicu kanker payudara adalah lemak jenuh dalam daging,
mentega, makanan yang mengandung susu full-cream (whole-milk dairy
foods) dan asam lemak dalam margarin.
Sedangkan jenis lemak yang membantu mencegah kanker payudara adalah
lemak tak-jenuh dalam minyak zaitun dan asam lemak omega-3 dalam ikan
salmon dan ikan air dingin lainnya.
Lemak jenuh dalam daging dan produk susu dan asam lemak dalam margarin
meningkatkan kadar estrogen dalam darah, sedangkan lemak tak-jenuh dalam
minyak zaitun dan asam lemak omega-3 dalam ikan tidak menyebabkan
kenaikan kadar estrogen dalam darah.
3.Bila anda mengkonsumsi daging, jangan dimasak terlalu matang.
Terlepas dari lemak jenuh yang terdapat dalam daging, cara anda memasak
daging akan mempengaruhi resiko kanker payudara. Daging-daging yang
dimasak/dipanggang menghasilkan senyawa karsinogenik (amino
heterosiklik). Semakin lama dimasak, semakin banyak senyawa ini
terbentuk. Amino heterosiklik paling banyak terdapat dalam daging bakar
yang lapisan luarnya (kulitnya) gosong dan hitam.
4.Makan lebih banyak buah dan sayuran.
Semakin banyak buah dan sayuran yang dimakan, semakin berkurang resiko untuk semua kanker, termasuk kanker payudara.
Makanan dari tumbuh-tumbuhan mengandung anti-oksidan yang tinggi,
diantaranya vitamin A, C, E dan mineral selenium, yang dapat mencegah
kerusakan sel yang bisa menjadi penyebab terjadinya kanker. National
Cancer Institute (NCI) merekomendasikan untuk mengkonsumsi buah dan
sayuran paling tidak 5 (lima) kali dalam sehari. Tapi harus dihindari
buah dan sayuran yang mengandung banyak lemak, seperti kentang goreng
atau pai dengan krim pisang.
5. Mengkonsumsi suplemen anti-oksidan.
Suplemen tidak dapat menggantikan buah dan sayuran, tetapi suatu formula
anti-oksidan bisa merupakan tambahan makanan yang dapat mencegah kanker
payudara.
6. Makan lebih banyak serat.
Selain berfungsi sebagai anti-oksidan, buah dan sayuran juga mengandung
banyak serat. Makanan berserat akan mengikat estrogen dalam saluran
pencernaan, sehingga kadarnya dalam darah akan berkurang.
7. Makan lebih banyak tahu dan makanan yang mengandung kedelai.
Makanan-makanan yang berasal dari kedelai banyak mengandung estrogen
tumbuhan (fito-estrogen). Seperti halnya tamoksifen, senyawa ini mirip
dengan estrogen tubuh, tapi lebih lemah. Fito-estrogen terikat pada
reseptor sel yang sama dengan estrogen tubuh, mengikatnya keluar dari
sel payudara sehingga mengurangi efek pemicu kanker payudara.
Selain menghalangi estrogen tubuh untuk mencapai sel reseptor, makanan
berkedelai juga mempercepat pengeluaran estrogen dari tubuh.
8. Makan lebih banyak kacang-kacangan.
Selain dalam kedelai, fito-estrogen juga terdapat dalam jenis kacang-kacangan lainnya.
9. Hindari alkohol.
Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa semakin banyak mengkonsumsi
alkohol, maka resiko kanker payudara semakin bertambah karena alkohol
meningkatkan kadar estrogen dalam darah.
10. Perhatikan berat badan anda.
Kenaikan berat badan setiap pon setelah usia 18 tahun akan menambah
resiko kanker payudara. Ini disebabkan karena sejalan dengan
bertambahnya lemak tubuh, maka kadar estrogen sebagai hormon pemicu
kanker payudara dalam darahpun akan meningkat.
11. Hindari xeno-estrogens.
Xeno-estrogen maksudnya estrogen yang berasal dari luar tubuh.
Perempuan mengkonsumsi estrogen dari luar tubuh terutama yang berasal
dari residu hormon estrogenik yang terdapat dalam daging dan residu
pesitisida estrogenik. Diduga xeno-estrogen bisa meningkatkan kadar
estrogen darah sehingga menambah resiko kanker payudara.
Cara terbaik untuk menghindari xeno-estrogen adalah dengan mengurangi
konsumsi daging, unggas (ayam-itik) dan produk susu (whole-milk dairy
product).
No comments:
Post a Comment